Selasa, 04 November 2014

Panjang Tangan dan Sedekah

Dalam suatu riwayat Aisyah pernah berkisah, bahwa suatu waktu setelahkematian Nabi SAW, para istrinya berkumpul pada suatu rumah salah satu diantaranya. Lalu mereka mengukur tangan-tangan mereka di tembok untuk mencari tangan mana yang terpanjang. Aktivitas ini sering dilakukan mereka, sampai meninggalnya Zainab binti Jahsy.

Apa sebab hal ini dilakukan oleh para istri Nabi SAW? Ternyata, suatu waktu Rasulullah SAW pernah bersabda seperti diriwayatkan Bukhari dan Muslim,

"Bahwa yang paling cepat menyusul diriku dari kalian (istri-istriku) adalah yang paling pajang tangannya."
Yang paling cepat menyusul Rasulullah SAW adalah Zainab binti Jahsy. Sementara Zainab memiliki tangan yang pendek dan bukan yang terpanjang bila dibandingkan dengan istri Nabi SAW lainnya.

Mengapa Zainab? Menurut Aisyah dinukil dari hadits yang sama, karena Zainab bekerja dengan tangannya sendiri dan selalu bersedekah. Bahkan pada suatu riwayat yang dikeluarkan oleh ath-Thbarani dalam al-Ausath disebutkan bahwa Zainab radhiallhu 'anha merajut pakaian kemudian memberikannya kepada pasukan Nabi SAW. Para pasukan Nabi SAW menjahit serta memanfaatkannya pada saat peperangan.

Akhirnya para istri Nabi SAW pun mengetahui maksud Nabi SAW mengenai apa yang disebutnya dengan "panjang tangan", yakni suka bersedekah. Dan Zainab-lah ang dimaksud dalam hadits tersebut.
Wallahu'alam.

Oleh Diyah Kusumawardhani,
dimuat dalam Majalah Sabili edisi 23 tahun XVIII Agustus 2011

Video copyright Youtube/WDA Singapore
Ingatlah, tangan-tangan yang bekerja keras. Dengan tangan itu mereka memberikan benda kesukaan Anda, memasangkannya dan tersenyum senang melihat Anda senang. Tangan itu yang membelai Anda memberi rasa aman dan nyaman. 
Ingatlah, meski marah-marahan, mereka tidak berhenti memikirkan Anda di setiap kerja kerasnya. Mungkin kita lah alasan di balik tiap kerja kerasnya. Mungkin kita lah yang membuat mereka semangat dan tulus melakukan ini semua. 
Selagi belum terlambat, peluklah mereka. Katakan terima kasih. Katakan bahwa kita menyayangi dan mencintai mereka. Tahukah Anda? Itu jauh melebihi segala hal yang pernah mereka perjuangkan untuk Anda. Mengganjar beribu kali lipat bahagianya dibanding harga yang pernah mereka bayar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar